Minggu, 30 Januari 2011

Musik dengan kepribadian

Seni musik merupakan salah satu jenis kesenian yang paling diminati oleh anak muda jaman sekarang. Melalui seni musik, mereka bisa mengekspresikan diri mereka. Seni musik dapat berupa nyanyian maupun alunan instrumental. Dari alunan musik yang terlantun, kita dapat mengekspesikan diri melalui banyak hal seperti menyanyi, menari, ataupun apabila sedang mendengarkan musik dengan tempo lambat atau mellow, kita dapat memejamkan mata dan menikmatinya melalui sensoris telinga serta akan mendukung pada saat kita ingin merenung. Selain itu, melalui musik seseorang juga dapat menenangkan jiwa dan menstabilkan emosinya. Seperti halnya Hypatia, seorang wanita dari Alexandria (370 – 415 M), menggunakan terapi musik untuk gangguan kejiwaan.

Berbagai jenis musik mulai dari dangdut, kerocong, melayu, pop, klasik, blues, jazz hingga rock / heavy metal memiliki peminatnya masing-masing. Sebuah penelitian pernah dilakukan oleh seorang oleh Professor Adrian North, Dekan Fakultas Psikologi Heriot-Watt University. Ia melakukan wawancara dengan lebih dari 36.000 responden di seluruh dunia tentang aspek kepribadian dan meminta mereka untuk menilai 104 jenis musik. Sebagai contoh, musik jazz biasa disukai oleh orang yang kreatif, outgoing dan tenang, sedangkan musik . rock / heavy metal biasanya disukai oleh individu yang percaya diri rendah, bukan pekerja keras, tidak outgoing, serta tidak tenang. Untuk jenis musik klasik, biasanya diminati oleh orang-orang yang introvert.

Sementara jenis musik lainnya secara umum dapat digolongkon melalui beberapa aspek. Untuk jenis musik yang high beat seperti dance, hip – hop, R n B, atau remix orang yang meminatinya biasanya cenderung ekspresif, easy going, senang mencoba hal – hal yang baru, dan juga suka menghabiskan waktu di luar rumah. Orang yang menyukai musik underground biasanya memiliki karakter yang emosional, sulit diatur, dan menyukai kebebasan. Mungkin hal ini disebabkan kepada kerasnya musik yang membuat mereka dapat berteriak-teriak sesuka hati mereka tanpa perlu ada yang menegur atau merasa terganggu oleh karena perbuatan mereka tersebut. Sedangkan di kehidupan nyata, manusia berada selalu di lingkungan sosial yang dikelilingi orang lain selain diri sendiri. Manusia tidak bisa berlaku sesuka hati mereka tanpa adanya aturan – aturan. Oleh karena itulah orang – orang yang menyukai jenis musik underground tergolong keras atau emosional. Sementara yang menyukai jenis musik dangdut atau pop melayu, biasanya mereka cenderung ramah, dan terkadang melankolik atau nelangsa. Hal ini mungkin dapat ditunjukkan dari alunan musik yang melambai dan lembut.

Sebagai contoh, saya pribadi cukup menyukai musik klasik. Bagi saya, musik klasik adalah musik yang dapat membangkitkan motivasi, tenang, dan cocok untuk merenungkan atau mencari inspirasi. Saat mengikuti kelas Pemahaman Diri dan menjalankan tes introvert dan ekstrovert, saya tergolong orang yang introvert. Beberapa teman saya yang termasuk introvert ternyata juga menyukai jenis musik klasik sama seperti saya.

Contoh lainnya yaitu datang dari teman saya. Dia sangat menyukai jenis musik underground. Menurut saya, dia adalah orang yang sedikit emosional dan menyukai kebebasan. Apabila ada orang yang mengusik dia, dia akan marah kepada orang tersebut tanpa pandang bulu apakah dia orang yang lebih muda, maupun yang lebih tua. Baginya, apapun yang dia anggap benar akan tetap dia perjuangkan. Melalui contoh tersebut, kita dapat memprediksi kepribadian seseorang melalui jenis musik yang paling menjadi favorit orang tersebut.


Sumber : www.conectique.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar