Minggu, 13 Maret 2011

Kisah pensil dan penghapus

Pensil : Saya minta maaf

Penghapus : Untuk apa ? kamu tdk melakukan hal yg salah

Pensil : Saya minta maaf krn kamu luka krn saya. Tiap kali saya membuat kesalah, kamu selalu ada utk menghapusnya.
Dan ketika kesalahanku dihapus, kamu kehilangan sebagian dari dirimu. Kamu menjadi semakin kecil dan kecil.

Penghapus : Itu benar. Tapi itu tdk jadi masalah. kamu lihat, saya memang dibuat utk hal itu. Saya dibuat utk membantu kamu kapanpun kamu melakukan hal yg salah. Walaupun suatu hari, aku tahu aku akan hilang dan kamu akan menggantikan aku dengan yg baru. Saya sebenarnya bahagia dengan tugasku. Jadi tolong berhenti mengkhawatirkan saya. Saya benci melihatmu sedih

saya sengaja menghentikan cerita ini agar pembaca memikirkan kelanjutan cerita in dan menentukan siapakah pensil dan penghapus dalam kehidupan pembaca.


dikutip dari http://okabudiman.wordpress.com/coretan/coretan-cerita-bermakna/pensil-dan-penghapus/

2 komentar: